Hal tersebut dapat diwujudkan melalui perpaduan antara interior, furnitur, pencahayaan, material, aroma, hingga lanskap. Berbagai elemen tersebut ditempatkan sebagai bagian dari pengalaman ruang secara keseluruhan.
Dalam konsep TenuNYamaN, pendekatan ini disebut sebagai sensory living experience. Pengunjung dapat melihat bagaimana berbagai unsur tersebut ditempatkan dalam satu ruang dan saling berhubungan.
Konsep serupa dapat ditemukan dalam perkembangan hunian modern yang semakin mengutamakan kualitas pengalaman, bukan hanya luas bangunan atau tampilan eksterior.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)