JAKARTA - Saat berolahraga dan tubuh memproduksi keringat seringkali orang berpikir bahwa itu adalah bukti bahwa banyak kalori yang terbakar. Betul, berkeringat bisa jadi tanda kalau tubuhmu sedang bekerja keras. Tetapi, keringat dan kalori yang terbakar sebenarnya tidak selalu berhubungan erat.
Melansir Healthline, keringat adalah cara alami tubuh untuk mendinginkan suhu, bukan tanda bahwa kamu sedang membakar lemak. Walaupun berkeringat bisa menurunkan berat badan sementara karena cairan tubuh yang keluar, ini bukan berarti olahragamu lebih efektif atau berhasil membakar kalori lebih banyak.
Jawabannya adalah tidak. Kalori yang kamu bakar saat berolahraga sebagian besar berasal dari aktivitas fisik itu sendiri, seperti saat kamu menggerakkan otot, meningkatkan detak jantung, dan menggunakan energi.
Jumlah keringat sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan, kelembapan, pakaian, ukuran tubuh, dan genetik. Sebagai contoh, kamu mungkin berkeringat deras saat melakukan yoga santai di ruangan yang panas, tetapi kalori yang terbakar bisa saja lebih sedikit daripada orang yang melakukan olahraga intensitas tinggi di ruangan yang sejuk.
Keringat bukanlah ukuran yang bisa diandalkan untuk menilai seberapa keras kamu berolahraga. Daripada melihat jumlah keringat, lebih baik gunakan tiga indikator ini: