Dokter Ungkap 6 Makanan Sehat Ini Ternyata Tinggi Kalori, Ada Telur dan Salmon!

Agustina Wulandari , Jurnalis
Kamis 13 Agustus 2026 14:05 WIB
Ilustrasi makanan sehat tinggi kalori. (Foto: dok Magnific/jcomp)
Share :

JAKARTA - Sering mikir kalau makan makanan sehat otomatis membuatmu kurus? Belum tentu! Seorang dokter membeberkan enam makanan sehat yang ternyata jadi jebakan kalori. Kalau dimakan tanpa takaran yang pas, makanan-makanan ini malah bisa bikin berat badan naik. Ternyata, telur dan salmon termasuk di dalamnya! 

Melansir The Standard, Dokter Spesialis Endokrin dan Metabolisme Tsai Ming-chieh menjelaskan lewat Facebook-nya bahwa banyak orang terjebak karena merasa makanan sehat bisa dimakan sebanyak-banyaknya. Namun pada akhirnya justru berat badan malah bertambah. 

Padahal, meskipun padat nutrisi (kaya lemak sehat, protein, serat, dan mikronutrien), makanan ini juga padat kalori. Berikut adalah daftar makanan sehat yang perlu kamu atur porsinya menurut dr. Tsai:

1. Alpukat

Buah ini kaya lemak tak jenuh tunggal yang bagus buat jantung. Tapi ingat, alpukat itu masuk kategori sumber lemak. Kalori satu buah alpukat ukuran sedang bahkan lebih tinggi dari semangkuk nasi putih! Jadi, anggaplah alpukat sebagai pengganti minyak goreng, bukan buah yang bisa dicemil sembarangan.

2. Kacang-kacangan

Kacang mete, kenari, atau almon memang sumber mineral dan vitamin E. Sayangnya, karena ukurannya kecil dan renyah, tanpa sadar kamu sudah makan terlalu banyak. Padahal, segenggam kecil per hari sudah cukup.

3. Cokelat Hitam (lebih dari 85 persen)

Cokelat kaya akan flavonoid yang punya sifat antioksidan dan bisa bikin mood jadi bagus. Ada yang bilang cokelat hitam bantu bakar lemak, tapi lemak dari mentega kakaonya tetaplah lemak. 

Gara-gara makan cokelat ini, banyak orang yang justru tambah gemuk. Cukup nikmati 1-2 potong kecil per hari. Kalau makan satu bungkus utuh, kalorinya bakal melonjak drastis.

4. Susu Berlemak (Whole Milk)

Susu jenis ini bikin perut lebih cepat kenyang dan mengandung vitamin A, D, serta K. Dr. Tsai menyarankan susu berlemak atau yoghurt, tapi ingat ya, kalorinya gampang numpuk. Batasi konsumsi cukup 1-2 gelas per hari, jangan diminum layaknya air putih. Kamu juga bisa beralih ke susu rendah lemak kalau mau mengurangi asupan lemak.

5. Salmon 

Ikan ini kaya asam lemak Omega-3 yang bagus buat otak dan meredakan peradangan. Meski begitu, salmon tergolong ikan tinggi lemak, jadi kalorinya jauh lebih banyak dibanding ikan berdaging putih seperti kod atau kakap. Karena salmon sudah kaya lemak, kalau kamu makan salmon, kurangi penggunaan minyak di menu masakan yang lain.

6. Telur Utuh

Kuning telur menyimpan nutrisi penting kayak kolin dan lutein. Efeknya terhadap kolesterol tiap orang bisa beda-beda. Tapi, satu butir telur mengandung sekitar 75 kkal, dan sebagian besar kalorinya ada di kuning telur. Orang dewasa yang sehat boleh kok makan 1-2 butir telur sehari, tapi tetap perhatikan asupan protein dari makanan lain agar tidak berlebihan.

Dokter Tsai menegaskan bahwa kunci menghindari jebakan kalori ini adalah dengan menggantinya. Makanan-makanan sehat ini sebaiknya menggantikan posisi makanan olahan yang tidak sehat di piringmu, bukan menambah jadi camilan sehabis makan besar. Makanan apa pun, seberat apa pun status sehatnya, tetap akan berubah jadi lemak kalau jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada kebutuhan tubuh.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya