Susu jenis ini bikin perut lebih cepat kenyang dan mengandung vitamin A, D, serta K. Dr. Tsai menyarankan susu berlemak atau yoghurt, tapi ingat ya, kalorinya gampang numpuk. Batasi konsumsi cukup 1-2 gelas per hari, jangan diminum layaknya air putih. Kamu juga bisa beralih ke susu rendah lemak kalau mau mengurangi asupan lemak.
Ikan ini kaya asam lemak Omega-3 yang bagus buat otak dan meredakan peradangan. Meski begitu, salmon tergolong ikan tinggi lemak, jadi kalorinya jauh lebih banyak dibanding ikan berdaging putih seperti kod atau kakap. Karena salmon sudah kaya lemak, kalau kamu makan salmon, kurangi penggunaan minyak di menu masakan yang lain.
Kuning telur menyimpan nutrisi penting kayak kolin dan lutein. Efeknya terhadap kolesterol tiap orang bisa beda-beda. Tapi, satu butir telur mengandung sekitar 75 kkal, dan sebagian besar kalorinya ada di kuning telur. Orang dewasa yang sehat boleh kok makan 1-2 butir telur sehari, tapi tetap perhatikan asupan protein dari makanan lain agar tidak berlebihan.
Dokter Tsai menegaskan bahwa kunci menghindari jebakan kalori ini adalah dengan menggantinya. Makanan-makanan sehat ini sebaiknya menggantikan posisi makanan olahan yang tidak sehat di piringmu, bukan menambah jadi camilan sehabis makan besar. Makanan apa pun, seberat apa pun status sehatnya, tetap akan berubah jadi lemak kalau jumlah kalori yang masuk lebih besar daripada kebutuhan tubuh.
(Agustina Wulandari )