Makanan adalah bahan bakar. Melewatkan sarapan bisa berdampak buruk pada energi dan tingkat fokus kamu. Pilihlah menu sarapan yang ampuh melawan kelelahan, seperti protein rendah lemak, biji-bijian utuh (whole grains), kacang-kacangan, dan buah rendah gula.
Menu manis seperti kopi saset, kue kering, atau sereal manis bisa memicu lonjakan gula darah yang kemudian anjlok drastis. Hal inilah yang membuat kamu merasa lemas. Cek selalu label nutrisi dan perbanyak makanan utuh seperti apel atau jeruk.
Kopi memang mengandung kafein yang memblokir zat pemicu kantuk (adenosin). Namun, kalau kamu langsung minum kopi dalam jumlah banyak di pagi hari, tubuh akan makin kebal dan ketergantungan. Cobalah beralih ke cangkir yang lebih kecil agar kamu tidak lemas setelah efek kafeinnya habis.
Sinar matahari pagi dapat meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh yang bagus untuk kualitas tidur dan energi siang hari. Kalau malas keluar, setidaknya buka tirai jendela supaya cahaya matahari bisa masuk ke kamar.
Meski rasanya ingin kembali tarik selimut, olahraga ringan adalah hal yang paling dibutuhkan tubuh untuk "menyala". Tidak perlu lama-lama, melakukan pemanasan atau jumping jack (lompat bintang) selama 30 detik saja sudah bisa membuatmu merasa lebih awas.
Coba perhatikan, apakah kamu sedang banyak pikiran soal pekerjaan atau masalah rumah? Hal-hal ini sangat bisa menguras energimu. Luangkan waktu sejenak di pagi hari untuk bermeditasi supaya pikiranmu lebih tenang sebelum memulai hari.