Berkaca dari kasus tersebut, dr. Gia mengimbau masyarakat agar tidak salah memahami konsep diet. Menurutnya, diet bukan berarti menahan lapar atau mengurangi porsi makan secara berlebihan, melainkan mengatur pola makan sesuai kebutuhan nutrisi dan kondisi tubuh masing-masing.
“Makanya memang aku selalu bilang, untuk diet itu bukan makan sesedikit mungkin. Diet itu disesuaikan dengan kebutuhan unik tubuh kita. Karena setiap orang punya kondisi kesehatan, aktivitas, dan kebutuhan nutrisi yang berbeda,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama diet adalah menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan sekadar mengejar penurunan berat badan dalam waktu singkat.
“Tujuannya memang bukan cuma menurunkan berat badan, tapi tubuh tetap sehat secara optimal, lalu dietnya juga bisa dijalani dengan nyaman, konsisten, dan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)