Hal yang membuat kisah Rita dan Alfin begitu istimewa adalah keduanya sama-sama menjalani karier sebagai setter dan tampil di Proliga 2026. Meskipun, keduanya membela klub yang berbeda.
Rita memperkuat Jakarta Popsivo Polwan di sektor putri, sedangkan Alfin membela Jakarta Bhayangkara Presisi di sektor putra. Kehadiran ibu dan anak di kompetisi profesional yang sama menjadi pemandangan yang jarang terjadi dalam sejarah Proliga.
Perjalanan Rita dan Alfin menunjukkan bahwa kecintaan terhadap olahraga dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pengalaman Rita sebagai mantan atlet nasional menjadi inspirasi bagi Alfin untuk meniti karier di dunia bola voli hingga berhasil menjadi pemain tim nasional.
Meski bermain di kategori dan klub yang berbeda, Rita Kurniati dan Alfin Daniel menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan kecintaan terhadap olahraga mampu melahirkan kisah inspiratif yang layak dikenang dalam dunia voli Indonesia.
(Djanti Virantika)