Berbagai studi klinis menunjukkan bahwa kurkumin memiliki pengaruh langsung terhadap pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Kurkumin diyakini mampu memicu kematian sel kanker dan mencegahnya menyebar ke organ lain.
Kerusakan oksidatif dan peradangan parah adalah dua hal yang memperburuk penyakit Alzheimer (pikun akut). Karena kurkumin ahli dalam memberantas kedua masalah tersebut, senyawa ini memberikan efek positif dan harapan baru bagi penderita Alzheimer, meski penelitian lebih lanjut masih terus dilakukan.
Bagi kamu yang sering mengeluh nyeri sendi atau menderita osteoarthritis, kurkumin bisa menjadi sahabat baru. Beberapa penelitian menemukan bahwa suplemen kurkumin terbukti sangat efektif meredakan nyeri, bahkan kemampuannya sering kali disetarakan dengan obat pereda nyeri (anti-inflamasi) yang ada di apotek.
Merasa stres atau burnout? Kurkumin ternyata punya kemampuan untuk mendongkrak produksi serotonin dan dopamin di otak, dua hormon yang bertugas menghadirkan rasa bahagia.
Jika sebuah bahan alami mampu melindungi jantungmu, melawan kanker, mencegah Alzheimer, dan meredakan peradangan, maka secara otomatis ia adalah kunci menuju umur yang lebih panjang. Kemampuan kurkumin menangkal oksidasi adalah rahasia terbaik untuk menunda penuaan sel-sel tubuh.
(Agustina Wulandari )