1. Jadikan Camilan, Bukan Minuman Utama: Biasakan anak (dan diri kita sendiri) untuk tetap menjadikan air putih dan susu putih sebagai sumber hidrasi utama. Anggap susu cokelat sebagai treat atau camilan sesekali yang diminum 1-2 kali seminggu.
2. Sajikan Setelah Olahraga: Kalau anakmu baru selesai berenang, main bola, atau kamu sendiri habis lari pagi, ini adalah waktu paling sempurna dan sehat untuk menikmati segelas susu cokelat.
3. Bikin Sendiri di Rumah (DIY): Ini cara paling aman! Daripada beli yang kemasan, campurkan susu putih dengan bubuk kakao murni (tanpa pemanis). Kalau kurang manis, kamu bisa tambahkan sedikit madu atau gula kelapa. Dengan cara ini, nutrisinya dapat, tapi jumlah gulanya ada di bawah kendalimu sepenuhnya.
Jadi, susu cokelat bukanlah musuh kesehatan. Ia adalah minuman bergizi yang sayangnya sering "dibajak" oleh terlalu banyak gula tambahan. Kuncinya ada pada porsi dan waktu mengonsumsinya.
(Agustina Wulandari )