Bagi Cucurella, menerima diagnosis autisme bukanlah hal yang mudah. Ia mengakui bahwa sebagai orang tua, dirinya belum siap menghadapi kenyataan tersebut.
"Anak Anda autis, tetapi orang tuanya belum siap dengan ini. Jadi, kami harus belajar banyak," kata Cucurella.
Sejak saat itu, pasangan tersebut berusaha memahami kebutuhan Mateo. Mereka memberikan dukungan terbaik agar sang putra dapat tumbuh serta berkembang sesuai potensinya.
Di tengah tantangan dalam kehidupan keluarga, Cucurella tetap mampu menjaga performanya di level tertinggi. Ia menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini belakang Spanyol selama Piala Dunia 2026.
Kontribusinya membantu La Furia Roja mencatat pertahanan yang solid sepanjang turnamen. Alhasil, Spanyol akhirnya mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
(Djanti Virantika)