JAKARTA - Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak, mungkin sering merasa kesal dengan tampilan wajah yang mudah mengkilap, pori-pori yang besar, hingga masalah jerawat dan komedo yang sering mampir. Namun, di balik semua keluhan itu, pernahkah kamu mendengar anggapan bahwa kulit berminyak menua dengan lebih baik dan tidak mudah keriput dibandingkan kulit kering?
Anggapan ini cukup populer di kalangan pecinta skincare. Lalu, apakah hal tersebut benar adanya? Melansir Healthline, kulit berminyak memang mengalami proses penuaan yang berbeda, tetapi bukan berarti kamu akan bebas dari keriput. Bentuk keriput yang muncul saja yang berbeda. Yuk, bahas lebih lanjut!
Pertama-tama, kamu perlu paham bagaimana kulit menua. Tanda penuaan itu bentuknya bermacam-macam. Bisa berupa pigmentasi, pembuluh darah yang pecah, kulit yang menipis, pori-pori membesar, hingga kulit yang mulai kendur. Keriput hanyalah salah satu dari tanda-tanda tersebut.
Nah, keriput tidak muncul karena jumlah produksi minyak di wajah. Keriput terjadi akibat kerusakan dan hilangnya serat kolagen serta elastin, dua hal yang bertugas memberi struktur dan menjaga kekencangan kulit.
Kehilangan dua serat ini dipengaruhi oleh faktor usia, gaya hidup, kebiasaan berekspresi, tarikan gravitasi, dan pemicu terbesarnya: kerusakan akibat paparan sinar matahari. Hal-hal ini mempengaruhi semua jenis kulit, tanpa terkecuali.
Minyak alami pada wajah memang memberikan kelembaban dan efek kenyal pada kulit. Hal ini membuat pemilik kulit kering kerap terlihat memiliki keriput yang lebih jelas.