Dokter Adam menjelaskan ada sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab hubungan tersebut. Menurutnya, kesepian kronis dapat memicu stres berkepanjangan yang berdampak pada meningkatnya tekanan darah, kualitas tidur yang buruk, hingga peradangan dalam tubuh.
Selain itu, orang yang hidup sendiri atau minim interaksi sosial juga berpotensi terlambat mengetahui adanya gangguan kesehatan.
“Orang yang terisolasi cenderung telat ketahuan kalau ada masalah kesehatan, selain itu enggak ada yang nemenin ke dokter. Jadi tubuh dan sistem pendukung sama-sama bisa bermasalah pada orang yang kesepian,” jelas dr. Adam.
Karena itu, dr Adam mengingatkan bahwa menjaga hubungan sosial sama pentingnya dengan menerapkan gaya hidup sehat lainnya. Ia menyarankan beberapa kebiasaan sederhana untuk menjaga koneksi sosial.
Misalnya dengan menghubungi teman lama, menelepon orang tua, hingga benar-benar hadir saat berkumpul dengan orang terdekat tanpa terganggu ponsel.
“Hal-hal kecil ini ternyata bisa jadi investasi untuk kesehatan kalian,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)