"Saya mengakui bahwa seluruh pernyataan, termasuk kata-kata kasar maupun ujaran kebencian yang merendahkan penampilan perempuan lain maupun perempuan yang menjalani perawatan kecantikan, semua ini didasari oleh asumsi dan emosi saya pribadi," ujarnya.
Selain itu, dr. Ayu menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan tanggung jawab pribadinya dan tidak mewakili profesi kedokteran, organisasi profesi, maupun tempatnya bekerja.
"Seluruh tindakan tersebut saya lakukan atas kesadaran saya sendiri dan sama sekali tidak mewakili maupun berkaitan dengan nilai-nilai profesi kedokteran, tempat saya bekerja, organisasi profesi, maupun pihak lain mana pun," tegasnya.
Ia juga mengakui bahwa tindakannya tidak sejalan dengan kode etik profesi dokter dan menyatakan siap menerima segala konsekuensi, baik secara hukum maupun sosial.
"Saya memahami bahwa apa yang saya lakukan sangat, sangat, sangat tidak pantas dan tidak sesuai dengan kode etik serta nilai-nilai yang harus saya junjung sebagai seorang dokter. Oleh karena itu, saya menerima bahwa seluruh konsekuensi atas tindakan tersebut merupakan tanggung jawab saya secara pribadi," ungkapnya.
Dr. Ayu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.