“Sikat bagian depan dulu, baru pelan-pelan geser ke belakang. Jangan langsung ke area paling sensitif. Kepala sikat yang lebih kecil biasanya bikin area yang kesentuh lebih sedikit, jadi memicu hoek-nya nggak sekuat sikat biasa,” tuturnya.
Terakhir, ia menyebut sensitivitas mulut ini sebenarnya dapat dilatih secara bertahap setiap hari. Caranya adalah dengan menyentuh titik yang biasa memicu rasa mual menggunakan sikat gigi secara singkat, lalu menggesernya sedikit demi sedikit lebih dalam pada hari-hari berikutnya.
“Titik yang biasa bikin hoek, sentuh sebentar tiap hari pakai sikat, terus geser dikit lebih jauh dari hari sebelumnya. Lama-lama titik itu jadi kurang sensitif,” ucapnya.
(Agustina Wulandari )