Andika menegaskan bahwa setiap anak memiliki kecerdasan dan minat yang berbeda-beda. Andika pun kini merasa lega karena kondisi Bumi sudah jauh lebih baik setelah berpindah lingkungan sekolah.
"Aman udah, udah pindah sekolah. Kalau masih SD mah itu mah anak aktif, kecerdasan orang kan beda-beda. Kebetulan kita jago berantem karena di sekolahnya tidak ada Taekwondonya jadi Taekwondo sendiri," jelasnya.
Meski masih bersedih jika membahas soal anak, Andika memilih untuk memaafkan kejadian tersebut. Ia ingin fokus memberikan waktu berkualitas bagi anak-anaknya di tengah kesibukan manggung.
"Kalau cerita anak pasti gampang nangis ya, nyesal nggak ada momen-momen sama dia. Tapi ya sudahlah, perbuatan yang tidak baik nggak boleh juga dicontoh masyarakat, kita baik-baik aja kita maafin aja," pungkasnya.
(Djanti Virantika)