Karena rendah kalori tetapi kaya nutrisi, labu dapat menjadi pilihan yang baik bagi orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Kandungan seratnya juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengontrol nafsu makan.
Karotenoid dalam labu berfungsi sebagai antioksidan yang membantu menetralkan radikal bebas. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan karotenoid yang tinggi berkaitan dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker.
Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan tersebut secara lebih mendalam.
Labu mengandung kalium, vitamin C, serat, dan antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Kalium diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke. Sementara itu, antioksidan dalam labu dapat membantu mencegah oksidasi kolesterol LDL atau kolesterol "jahat", yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.
Nutrisi dalam labu juga bermanfaat bagi kesehatan kulit. Beta-karoten diketahui dapat membantu melindungi kulit dari dampak buruk sinar ultraviolet (UV). Selain itu, vitamin C pada labu dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen, yaitu protein yang menjaga kulit tetap kuat dan sehat.