Labu kaya akan antioksidan seperti beta-karoten, alfa-karoten, lutein, dan zeaxanthin. Senyawa-senyawa ini membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.
Paparan radikal bebas secara berlebihan diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Dengan adanya antioksidan, risiko kerusakan sel dapat ditekan.
Kandungan beta-karoten pada labu akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal. Selain itu, labu juga mengandung vitamin C, vitamin E, zat besi, dan folat yang turut mendukung kerja sistem imun serta membantu tubuh melawan infeksi.
Seiring bertambahnya usia, fungsi penglihatan dapat menurun. Untungnya, labu mengandung berbagai nutrisi yang mendukung kesehatan mata.
Beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin dalam labu diketahui dapat membantu menurunkan risiko gangguan mata terkait penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula. Kandungan vitamin C dan vitamin E juga berperan melindungi sel-sel mata dari kerusakan.