dr. Jefry sangat menyarankan kepada para pria atau suami untuk berhenti merokok selama program hamil. Idealnya, durasi berhenti merokok saat program hamil bisa dilakukan minimal dua hingga tiga bulan untuk memperbaiki kualitas sperma.
"Kita berhenti minimal 2 sampai 3 bulan itu sperma akan membaik kualitasnya. Semakin lama tuh akan semakin cepat," ucap dia.
Selain itu, dr. Jefry menuturkan bahwa rokok elektrik harus dihindari. Penggunaan vape yang berlebihan justru dapat berdampak buruk juga pada jumlah sperma.
"Jadi juga ada penelitian ya, ternyata vape itu kalau semakin banyak liquid yang digunakan, dia itu akan mengurangi jumlah spermanya," tutur dr. Jefry.
Maka dari itu, para calon ayah diimbau untuk benar-benar menghentikan kebiasaan menghisap asap, bukan sekadar mengganti medianya. Hal ini penting demi keberhasilan program hamil yang dijalani.
(Djanti Virantika)