SERING terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil tentu dapat mengganggu kualitas tidur. Kondisi yang dikenal sebagai nokturia ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya adalah makanan dan minuman yang dikonsumsi sebelum tidur.
Beberapa jenis makanan bersifat diuretik atau dapat mengiritasi kandung kemih sehingga membuat produksi urine meningkat. Jika dikonsumsi pada malam hari, efeknya bisa membuat kamu bolak-balik ke kamar mandi dan sulit mendapatkan tidur yang nyenyak.
Dilansir dari Idiaper, berikut 6 makanan dan minuman yang sebaiknya dibatasi pada malam hari:
Kopi, teh, minuman energi, soda berkafein, hingga cokelat mengandung kafein yang bersifat diuretik. Kafein merangsang ginjal untuk memproduksi lebih banyak urine sekaligus meningkatkan aktivitas kandung kemih.
Agar tidur tidak terganggu, sebaiknya hindari minuman berkafein setidaknya 6 jam sebelum waktu tidur.
Jeruk, lemon, grapefruit, nanas, hingga jus buah sitrus memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Kandungan asam tersebut dapat mengiritasi kandung kemih sehingga memicu rasa ingin buang air kecil lebih sering, terutama pada orang yang memiliki kandung kemih sensitif.
Tomat, saus tomat, sup tomat, acar, kecap asin, hingga salad dengan saus vinaigrette juga termasuk makanan yang dapat mengiritasi saluran kemih. Mengonsumsi makanan ini saat makan malam berpotensi meningkatkan frekuensi buang air kecil pada malam hari.
Cabai, sambal, kari, dan berbagai makanan pedas mengandung capsaicin yang dapat merangsang saraf kandung kemih. Akibatnya, kandung kemih menjadi lebih sensitif sehingga muncul dorongan untuk buang air kecil meski belum terisi penuh.
Permen, kue, minuman manis, hingga soda mengandung gula dalam jumlah tinggi. Kadar gula darah yang meningkat dapat membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan melalui urine.
Tak hanya itu, pemanis buatan pada beberapa produk juga diketahui dapat mengiritasi kandung kemih.
Banyak orang tidak menyadari bahwa cokelat mengandung kombinasi gula, kafein, dan zat stimulan lainnya. Karena itu, camilan manis ini sebaiknya tidak dikonsumsi menjelang tidur jika Anda mudah terbangun untuk buang air kecil.
(Djanti Virantika)