JAKARTA - Kasus penyekapan seorang perempuan berinisial YTT (29) di Bandung yang diduga berlangsung selama tiga tahun menjadi sorotan publik. Menanggapi kasus tersebut, Astrid Kuya mengingatkan para perempuan agar lebih waspada dalam memilih pasangan dan tidak mengabaikan tanda-tanda perilaku yang berpotensi membahayakan.
Astrid menilai kewaspadaan perlu dibangun sejak awal masa pendekatan. Menurutnya, berbagai tanda atau red flag yang muncul dari pasangan sebaiknya tidak dianggap remeh karena bisa menjadi indikasi masalah yang lebih serius di kemudian hari.
"Semoga ke depannya para wanita lebih hati-hati dalam memilih pasangan. Kalau sudah terlihat ada red flag, sebaiknya segera dihindari," ujar Astrid Kuya saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Selain memperhatikan karakter pasangan, Astrid juga mengimbau perempuan untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan keluarga. Dengan begitu, keluarga dapat mengetahui kondisi mereka dan memberikan bantuan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
"Lebih baik tetap dekat dengan keluarga. Jadi kalau terjadi apa-apa, keluarga bisa mengetahui dan membantu," tambahnya.