JAKARTA – Bau kaki sering kali dikaitkan dengan produksi keringat berlebih. Padahal, menurut penjelasan medis, keringat bukanlah penyebab utama munculnya aroma tidak sedap pada kaki. Biang keladinya justru adalah bakteri yang berkembang di lingkungan kaki yang hangat dan lembap.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan bahwa keringat pada dasarnya hampir tidak memiliki aroma. Bau menyengat yang muncul dari kaki berasal dari aktivitas bakteri yang hidup di permukaan kulit.
"Faktanya, keringat itu sebenarnya hampir tidak berbau. Yang bikin bau itu adalah bakteri yang hidup di kulit kaki kita," jelas dr. Aditya, dikutip Jumat (19/6/2026).
Ia menerangkan bahwa telapak kaki merupakan salah satu bagian tubuh dengan jumlah kelenjar keringat terbanyak. Dalam sehari, kaki dapat menghasilkan lebih dari 200 mililiter keringat.
Ketika kaki tertutup sepatu dan kaos kaki dalam waktu lama, kondisi hangat, lembap, dan minim sirkulasi udara akan terbentuk. Lingkungan seperti ini menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan bakteri.