Diam-Diam 5 Kebiasaan Buruk Ini Merusak Tubuh

Mei Sada Sirait, Jurnalis
Kamis 18 Juni 2026 23:10 WIB
Diam-Diam 5 Kebiasaan Buruk Ini Merusak Tubuh (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Sejumlah kebiasaan yang kerap dianggap sepele ternyata dapat berdampak besar terhadap kesehatan jika dilakukan terus-menerus. Bahkan, efeknya sering kali baru terasa saat seseorang memasuki usia 40 tahun atau lebih, ketika risiko berbagai penyakit kronis mulai meningkat.

Perawat bernama Rizal melalui akun X @afrkml mengungkapkan lima kebiasaan yang menurutnya paling sering menjadi pemicu berbagai masalah kesehatan serius apabila tidak segera diperbaiki.

“TOP 5 kebiasaan buruk yang paling merusak tubuh kita!” tulis Rizal.

Kebiasaan pertama adalah terlalu sering mengonsumsi makanan ultra-proses atau ultra-processed food (UPF), seperti nugget, sosis, ham, makanan tinggi gula, hingga gorengan. Menurutnya, makanan jenis ini tidak harus dihindari sepenuhnya, tetapi konsumsinya perlu dibatasi.

“Bukan berarti enggak boleh makan begituan sama sekali, tetapi dibatasi saja 2–3 kali sebulan,” tulisnya.

Konsumsi Makanan Cepat Saji

Ia menjelaskan bahwa berbagai penelitian menunjukkan konsumsi UPF secara berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, beberapa jenis kanker, hingga kematian dini.

Selain pola makan, kurang bergerak dan jarang berolahraga juga menjadi kebiasaan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Menurut Rizal, seseorang tidak harus langsung melakukan olahraga berat untuk mulai hidup lebih aktif.

Ia menyarankan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki 10–15 menit setiap hari, menggunakan tangga, berdiri secara berkala saat bekerja, atau melakukan latihan beban ringan di rumah.

“Tubuh memang tidak didesain untuk duduk seharian,” tambahnya.

Kebiasaan lain yang perlu diwaspadai adalah kurang tidur atau sering begadang. Rizal mengingatkan bahwa orang dewasa idealnya tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam agar fungsi tubuh tetap optimal.

“Target realistis durasi tidur normal untuk orang dewasa adalah 7–9 jam,” tulisnya.

Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, ia menyarankan masyarakat memiliki jadwal tidur yang konsisten, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta membatasi konsumsi kafein menjelang waktu istirahat.

Selain itu, perut buncit juga tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, penumpukan lemak di area perut dapat menjadi tanda adanya risiko gangguan metabolik yang berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.

Tak kalah penting, stres berkepanjangan yang tidak dikelola dengan baik juga dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun mental. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan diri sejak dini sebelum muncul masalah yang lebih serius.

“Sayangi dirimu sendiri karena tubuhmu sudah bekerja keras untukmu,” tutupnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya