Menurut Menkes Budi, setiap peserta yang mengikuti lomba lari memiliki motivasi yang berbeda. Ada yang serius mengejar catatan waktu terbaik, namun ada pula yang sekadar mengikuti tren yang sedang populer.
“Dari puluhan ribu peserta yang turun ke jalanan hari ini, saya perhatikan beberapa memang ada yang benar-benar serius lari untuk mengejar waktu terbaik harian mereka. Tapi, di sisi lain, ada juga yang mungkin sekadar ikut-ikutan karena terkena tren FOMO,” tulis Budi.
Bagi Budi, motivasi awal seseorang bukanlah hal yang paling utama. Ia menekankan bahwa manfaat kesehatan yang diperoleh dari aktivitas fisik justru jauh lebih utama.
Menkes Budi pun mengingatkan bahwa rutin berlari dapat membantu menjaga kesehatan dan menurunkan risiko berbagai penyakit. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap bergerak dan konsisten hidup sehat.
“Apa pun motivasi awal kalian, baik karena memang serius berlatih ataupun sekadar ikut-ikutan tren, hal yang paling esensial adalah dampaknya bagi tubuh,” tutupnya.
(Djanti Virantika)