JAKARTA - Kalau ngomongin soal perayaan tahun baru, mungkin yang terlintas di pikiran adalah kembang api, terompet, atau pesta barbeque seru bareng teman-teman. Tapi, beda ceritanya kalau Tahun Baru Islam yang di kalender Jawa sering disebut sebagai Malam Satu Suro.
Malam perayaan ini punya vibes yang beda banget! Alih-alih ingar bingar, Malam Satu Suro justru kental dengan nuansa sakral, hening, dan penuh dengan laku spiritual. Menariknya, tradisi unik ini tak hanya diikuti oleh abdi dalem atau masyarakat lokal, tapi juga jadi magnet luar biasa buat para wisatawan.
Nah, buat kamu yang pengen ngerasain pengalaman wisata budaya yang otentik, sedikit mistis, tapi sarat makna, ini dia 5 tempat wisata yang rutin menggelar tradisi Malam Satu Suro!
Kalau bahas Malam Satu Suro, Keraton Kasunanan Surakarta wajib ada di urutan pertama. Di sini, ada tradisi ikonik bernama Kirab Kebo Bule Kyai Slamet. Beberapa ekor kerbau albino (bule) yang dianggap sakral bakal diarak keliling kota pada tengah malam sebagai cucuk lampah atau pemandu pusaka keraton.
Ratusan hingga ribuan orang rela begadang dan berdesakan demi melihat langsung, bahkan banyak yang percaya bisa mendapat berkah dari sisa makanan si kerbau. Unik banget, kan?
Tak jauh dari Solo, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga punya tradisi yang nggak kalah magis, yaitu Tapa Bisu Mubeng Beteng. Ribuan abdi dalem dan masyarakat umum bakal berjalan kaki mengelilingi benteng keraton di tengah malam buta tanpa mengeluarkan suara sedikit pun alias membisu. Tradisi ini adalah bentuk introspeksi diri dan memohon keselamatan kepada Tuhan untuk tahun yang baru.
Siapa sih yang tak kenal Pantai Parangtritis? Destinasi wisata favorit di pesisir selatan Jogja ini juga bakal rame banget waktu Malam Satu Suro. Di sini, masyarakat sering melakukan ritual jamasan (mencuci benda pusaka seperti keris) dan ritual labuhan laut.
Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan kepada alam dan mitos penguasa laut selatan, Nyi Roro Kidul. Percaya atau nggak, hembusan angin dan deburan ombak di pantai ini memang terasa beda pas malam Suro!
Beralih ke Jawa Timur, ada Gunung Kawi yang sudah lama hits sebagai destinasi wisata spiritual. Saat Malam Satu Suro tiba, tempat ini bakal dipadati peziarah dari berbagai daerah Nusantara.
Mereka datang ke Pesarean Imam Soedjono dan Kyai Zakaria untuk memanjatkan doa, bermeditasi, dan mencari ketenangan batin. Buat kamu yang suka traveling dengan balutan sejarah dan wisata religi, Gunung Kawi adalah spot yang wajib kamu kunjungi.
Buat kamu yang pengen lihat tradisi yang dibalut kemeriahan seni, Ponorogo adalah jawabannya. Menjelang dan tepat pada Malam Satu Suro, Ponorogo mengadakan acara Grebeg Suro yang meriah.
Kamu bisa nonton langsung Festival Nasional Reog Ponorogo yang epik! Selain itu, keesokan paginya juga ada tradisi larungan sesaji di obyek wisata Telaga Ngebel yang sayang buat dilewatkan.
Gimana, tertarik buat tambahkan tempat-tempat di atas ke bucket list liburanmu selanjutnya? Menikmati traveling tak melulu soal pantai estetik atau kafe kekinian, lho. Sesekali, coba menikmati wisata budaya pas Malam Satu Suro yang bakal kasih kamu pengalaman baru yang membuka mata soal betapa kayanya tradisi di Indonesia.
(Agustina Wulandari )