Berapa Biaya Egg Freezing atau Pembekuan Sel Telur di Indonesia?

Djanti Virantika, Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2026 16:05 WIB
Berikut biaya untuk egg freezing atau pembekuan sel telur di Indonesia. (Foto: Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga)
Share :

2. Usia Sangat Mempengaruhi Biaya

Besarnya biaya juga sangat dipengaruhi oleh usia pasien. Pada perempuan yang lebih muda, dosis obat yang dibutuhkan biasanya lebih rendah karena cadangan sel telur masih banyak.

Sebaliknya, pada usia yang lebih tua, misalnya mendekati 40 tahun, dosis obat yang dibutuhkan bisa lebih besar. Pasalnya, cadangan sel telur sudah menurun, sehingga biaya pun ikut meningkat.

Hingga saat ini, program egg freezing belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan maupun sebagian besar asuransi swasta di Indonesia. Hal ini membuat seluruh biaya prosedur harus ditanggung secara mandiri oleh pasien.

3. Ada Biaya Penyimpanan Tahunan

Selain biaya untuk prosedur pembekuan sel telur, terdapat juga biaya penyimpanan sel telur yang dibekukan. Biaya ini dibayarkan setiap tahun selama sel telur disimpan di fasilitas medis.

Secara medis, sel telur yang dibekukan dapat bertahan lama, bahkan hingga 10–15 tahun. Hal ini bisa terjadi jika disimpan dengan standar laboratorium yang tepat.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya