Dalam menjalankan tugas sehari-hari, ibu bertanggung jawab atas pengaturan rumah tangga, termasuk pengelolaan keuangan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan merencanakan kegiatan keluarga. Ibu memainkan peran penting dalam memastikan bahwa kebutuhan semua anggota keluarga terpenuhi dengan baik.
Ibu juga memiliki peran penting dalam mengatur waktu dan aktivitas keluarga. Dengan menyusun jadwal kegiatan, ibu dapat memastikan bahwa waktu berkualitas bersama keluarga tetap terjaga, seperti waktu makan, liburan, dan aktivitas keluarga lainnya.
Apa yang dilakukan orangtua sering kali menjadi contoh langsung bagi anak. Ketika anak melihat ibunya memiliki semangat belajar yang tinggi, mereka juga cenderung tumbuh dengan pola pikir yang sama.
Hal tersebut dinilai penting karena anak yang tumbuh di lingkungan yang menghargai pendidikan biasanya memiliki rasa ingin tahu dan motivasi belajar yang lebih tinggi. Ashanty sendiri menunjukkan bahwa tidak hanya dirinya yang memiliki pendidikan tinggi, tetapi juga sang anak Azriel Hermansyah yang juga baru lulus S2 Ilmu Politik di Universitas yang sama. Dia lulus pada Mei 2026.
Selain menjadi pendidik pertama, ibu juga berperan besar dalam menciptakan suasana keluarga yang sehat secara emosional. Pengetahuan dan wawasan yang luas membantu ibu lebih bijak dalam menghadapi masalah, memahami kebutuhan anak, hingga menjaga komunikasi dalam keluarga.
Kemampuan ini penting untuk membantu anak tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan nyaman dalam menyampaikan pendapat atau perasaannya. Ibu selalu memberikan dukungan emosional kepada anggota keluarga, baik dalam suka maupun duka. Ibu menjadi tempat untuk melampiaskan emosi dan tempat untuk menemukan kedamaian bagi anggota keluarga.
Dukungan ini sangat penting untuk membantu anggota keluarga mengatasi stres, kekhawatiran, atau masalah pribadi yang mungkin mereka alami. Ibu dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi anggota keluarga.
Melalui kata-kata penyemangat, ibu membantu mendorong anggota keluarga untuk meraih tujuan mereka, mengatasi rintangan, dan terus berkembang secara pribadi dan bersama-sama. Dengan wawasan luas, anak bisa mendapat banyak masukan dari ibu.
(Djanti Virantika)