5 Manfaat Ibu yang Memiliki Wawasan Luas bagi Masa Depan Anak

Djanti Virantika, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2026 16:05 WIB
Ashanty resmi raih gelar doktor di Universitas Airlangga. (Foto: Instagram/@ashanty_ash)
Share :

KEBERHASILAN Ashanty menyelesaikan pendidikan doktoralnya baru-baru ini menjadi inspirasi bagi banyak perempuan untuk terus belajar dan berkembang, termasuk setelah berkeluarga dan memiliki anak. Di tengah kesibukannya sebagai ibu, istri, artis, sekaligus pebisnis, Ashanty membuktikan bahwa pendidikan tetap bisa menjadi prioritas dan tidak mengenal batas usia.

Pencapaian Ashanty juga memperlihatkan pentingnya sosok ibu yang memiliki wawasan luas bagi tumbuh kembang anak. Ibu bukan hanya menjadi pendamping dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga berperan besar dalam membentuk pola pikir, karakter, hingga cara anak memandang pendidikan dan masa depan.

Tak heran, ibu sering disebut sebagai sekolah pertama bagi anak, karena banyak nilai kehidupan yang dipelajari sejak dini berasal dari lingkungan keluarga, terutama dari sosok ibu. Ada sederet manfaat jika ibu memiliki wawasan luas bagi masa depan anak.

Dilansir dari laman The Sun Life, Sabtu (16/5/2026), berikut 5 manfaat ibu yang memiliki wawasan luas bagi masa depan anak:

1. Ibu Jadi Sekolah Pertama bagi Anak

Ibu memiliki peran utama dalam membesarkan anak. Dari masa bayi hingga dewasa, ibu membimbing, mendidik, dan memberikan contoh yang baik bagi anak-anak mereka.

Ibu tidak hanya mengajarkan hal-hal praktis, seperti membersihkan dan makan dengan benar, tetapi juga nilai-nilai moral, etika, dan kejujuran. Ibu berperan dalam memberikan pendidikan dini kepada anak-anak, yang sangat penting karena pendidikan dini yang berkualitas membantu anak-anak mengembangkan potensi dan keterampilan mereka sejak dini.

Sebagai panutan yang baik bagi anak-anak. Sikap, perilaku, dan nilai-nilai yang ditunjukkan oleh ibu akan ditiru oleh anak-anak dalam membentuk karakter dan kepribadian mereka. Oleh karena itu, ibu perlu menjaga perilaku positif dan mengajarkan nilai-nilai yang diinginkan kepada anak-anak.

Tidak heran jika ibu juga sering disebut sebagai guru pertama anak-anak. Ibu yang cerdas akan menghasilkan anak-anak yang cerdas. Ibu yang memiliki pengetahuan luas biasanya lebih mudah memberikan stimulasi positif bagi tumbuh kembang anak. Tidak hanya soal pendidikan akademik, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, komunikasi, hingga pembentukan karakter.

Ibu yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik dapat membantu meningkatkan pemahaman antar anggota keluarga. Ia dapat mengajari anak-anak dan suami untuk berkomunikasi secara terbuka, jujur, dan saling pengertian.

Ibu dapat mendengarkan dengan saksama semua pihak, mengusulkan solusi yang adil, dan membantu mencapai kesepakatan yang memuaskan semua orang. Selain itu, ibu membantu anak-anak memahami pentingnya empati, keterampilan sosial, dan hubungan interpersonal yang sehat.

 

3. Pengatur Rumah Tangga

Dalam menjalankan tugas sehari-hari, ibu bertanggung jawab atas pengaturan rumah tangga, termasuk pengelolaan keuangan, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan merencanakan kegiatan keluarga. Ibu memainkan peran penting dalam memastikan bahwa kebutuhan semua anggota keluarga terpenuhi dengan baik.

Ibu juga memiliki peran penting dalam mengatur waktu dan aktivitas keluarga. Dengan menyusun jadwal kegiatan, ibu dapat memastikan bahwa waktu berkualitas bersama keluarga tetap terjaga, seperti waktu makan, liburan, dan aktivitas keluarga lainnya.

4. Menjadi Role Model

Apa yang dilakukan orangtua sering kali menjadi contoh langsung bagi anak. Ketika anak melihat ibunya memiliki semangat belajar yang tinggi, mereka juga cenderung tumbuh dengan pola pikir yang sama.

Hal tersebut dinilai penting karena anak yang tumbuh di lingkungan yang menghargai pendidikan biasanya memiliki rasa ingin tahu dan motivasi belajar yang lebih tinggi. Ashanty sendiri menunjukkan bahwa tidak hanya dirinya yang memiliki pendidikan tinggi, tetapi juga sang anak Azriel Hermansyah yang juga baru lulus S2 Ilmu Politik di Universitas yang sama. Dia lulus pada Mei 2026.

5. Membangun Lingkungan Positif

Selain menjadi pendidik pertama, ibu juga berperan besar dalam menciptakan suasana keluarga yang sehat secara emosional. Pengetahuan dan wawasan yang luas membantu ibu lebih bijak dalam menghadapi masalah, memahami kebutuhan anak, hingga menjaga komunikasi dalam keluarga.

Kemampuan ini penting untuk membantu anak tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan nyaman dalam menyampaikan pendapat atau perasaannya. Ibu selalu memberikan dukungan emosional kepada anggota keluarga, baik dalam suka maupun duka. Ibu menjadi tempat untuk melampiaskan emosi dan tempat untuk menemukan kedamaian bagi anggota keluarga.

Dukungan ini sangat penting untuk membantu anggota keluarga mengatasi stres, kekhawatiran, atau masalah pribadi yang mungkin mereka alami. Ibu dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi anggota keluarga.

Melalui kata-kata penyemangat, ibu membantu mendorong anggota keluarga untuk meraih tujuan mereka, mengatasi rintangan, dan terus berkembang secara pribadi dan bersama-sama. Dengan wawasan luas, anak bisa mendapat banyak masukan dari ibu.

(Djanti Virantika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya