JAKARTA - Kasus kanker usus besar kini mulai banyak ditemukan pada kelompok usia muda, termasuk kalangan Gen Z. Kondisi yang dulu identik menyerang usia lanjut itu kini menjadi perhatian para tenaga medis karena tren kejadiannya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Dokter umum sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata, menyoroti fenomena tersebut melalui unggahan di akun X pribadinya.
Menurut dr. Adam, proyeksi penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2030 sekitar 11 persen kasus kanker kolon dan 23 persen kanker rektum diperkirakan terjadi pada usia di bawah 50 tahun.
“Kanker usus besar itu sekarang mulai banyak ditemukan pada usia muda,” tulis dr. Adam.
Ia menjelaskan, sebagian kasus memang berkaitan dengan faktor genetik atau riwayat keluarga. Namun, banyak pasien muda justru tidak memiliki faktor keturunan kanker usus besar sama sekali.
“50 persen sisanya tidak punya faktor genetik maupun riwayat keluarga sama sekali,” jelasnya.
Dr. Adam menduga perubahan pola hidup menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus kanker usus besar pada usia muda. Beberapa faktor risiko yang disebut antara lain obesitas, sindrom metabolik, pola makan tidak sehat, hingga kurang aktivitas fisik.