Jika bayi dibawa oleh perawat untuk pemeriksaan atau tindakan tertentu, pastikan Anda mengetahui tujuan dan durasinya. Tanyakan juga prosedur yang dilakukan serta pastikan petugas yang membawa bayi memiliki identitas resmi.
4. Dampingi Bayi Sebisa Mungkin
Bila memungkinkan, selalu dampingi bayi Anda, terutama pada jam-jam awal setelah kelahiran. Jika rumah sakit menerapkan sistem rawat gabung (rooming-in), manfaatkan kesempatan ini agar bayi tetap berada dekat dengan ibu.
5. Kenali Ciri Fisik Bayi Sejak Dini
Perhatikan dengan detail ciri fisik bayi seperti bentuk wajah, warna kulit, tanda lahir, atau karakteristik lainnya. Hal ini bisa membantu Anda mengenali bayi dengan lebih mudah jika terjadi kebingungan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)