Masalahnya, banyak orang baru mencari bantuan medis saat kondisi sudah memburuk. Padahal, jika terlambat ditangani, hal itu bisa berujung pada penurunan fungsi sendi.
“Keluhan seperti nyeri lutut tidak boleh dianggap sebagai kelelahan biasa dan perlu dievaluasi sejak dini,” tegasnya.
Menurut dr. Yudi, selain faktor biologis, gaya hidup juga berperan besar, di mana kurangnya aktivitas fisik, postur tubuh yang kurang baik, dan olahraga yang tidak sesuai bisa memperburuk kondisi lutut.
Sebaliknya, menjaga kekuatan otot, rutin berolahraga dengan teknik yang benar, dan menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi tekanan pada sendi. Untuk itu, penting mengenali sinyal dari tubuh.
Jika nyeri terus-menerus terulang, maka jangan diabaikan. Karena deteksi lebih awal justru dapat menekan risiko gangguan yang lebih serius.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)