Bagi Ismail, keberadaan Novita di jok belakang merupakan obat paling manjur yang membuat perjalanan ribuan kilometer terasa lebih singkat dan bermakna tanpa rasa lelah karena momen kebersamaan hati yang saling mengiringi.
"Senang, ada yang ngajak ngobrol juga di belakang. Enggak sunyilah di perjalanan. Momen ngobrol bareng sih di motor, biar enggak sunyi, biar enggak ngantuk juga," tutur Ismail.
Meski berada di kota yang sama, tempat kerja keduanya berbeda. Namun, hal itu tidak menjadi penghalang komunikasi mereka agar tetap terjaga erat. Bahkan, hubungan mereka sudah mengantongi lampu hijau dari kedua belah pihak keluarga.
"Udah tahu semua orang tua. Kalau rencana nikah, belum tahu lah nanti, masih dibicarakan," tutup dia.
(Rani Hardjanti)