Buka Puasa dengan yang Manis, Menkes Budi: Pilih Gula Sehat atau Enak? 

Rani Hardjanti, Jurnalis
Minggu 22 Februari 2026 10:08 WIB
Buka Puasa dengan yang Manis, Menkes Budi: Pilih Gula Sehat atau Enak? (Foto: IG BGS)
Share :

JAKARTA - Berbuka puasa dengan yang manis ternyata tak selamanya sehat. Itu semua tergantung manis apa yang dikonsumsi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun mengkategorikan manis, gula sehat atau manis yang enak. Maksudnya? 

Banyak yang salah kaprah mengartikan 'Berbuka dengan yang manis'. Menteri Budi menganalogikan berbuka dengan yang manis, yakni kurma dan sirup. Keduanya sama-sama manis tapi memiliki manfaat yang jauh berbeda. 

"Yang manis itu bukan berarti sirup kental pakai es batu ya. Yang disunnahkan dan yang paling sehat secara medis adalah kurma. Manisnya pas, seratnya tinggi, dan manfaatnya luar biasa buat pencernaan," ujar Menkes Budi, dikutip dari akun instagramnya Minggu (22/2/2026). 

Saat minum sirup yang masuk ke tubuh itu hanya air dan gula pasir cair. Karena tidak ada seratnya gula itu langsung menyerap ke darah dengan sangat cepat. Kondisi ini yang bikin pankreas kerja keras dan risiko diabetes naik.

 

Beda ceritanya dengan Kurma. Kurma memang manis tapi memiliki serat tinggi. Serat inilah yang membuat penyerapan gula menjadi lebih pelan dan terkontrol. 

"Hasilnya? Gula darah kita naik secara bertahap dan stabil. Jadi kita nggak gampang lemas atau mengantuk setelah berbuka. Jadi jelas ya teman-teman. Sunnah Nabi makan kurma itu ternyata sangat ilmiah dan sehat banget," tutupnya. 

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya