Semarak Imlek 2026, dari Angpao hingga Kulineran di Kawasan Pecinan Glodok

Niko Prayoga , Jurnalis
Minggu 08 Februari 2026 10:44 WIB
Semarak Imlek 2026, dari Angpao hingga Kulineran di Kawasan Pecinan Glodok. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
Share :

JAKARTA - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, hiasan pernak-pernik berwarna merah bertema Imlek mulai bermunculan di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Pancoran, Jakarta Barat.

Pernak-pernik berupa lampion, angpao, hingga gantungan khas shio mulai menghiasi trotoar serta gang-gang kecil yang biasanya diisi oleh para pedagang sayur.

Para pembeli juga mulai memadati kawasan ini sejak pagi untuk berburu pernak-pernik serta kuliner khas Tionghoa yang biasanya hanya tersedia menjelang Imlek.

Salah satu pedagang, Firman (40), mengungkapkan bahwa koleksi yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari hiasan dinding hingga lampu hias yang harganya mencapai jutaan rupiah.

“Banyak sih, ampau tempel, gantungan, lampu-lampu yang muter, macam-macam. Paling murah yang biasa, yang bahan parasut, dari harga Rp50 ribuan sampai ratusan ribu, sampai ada juga yang harganya jutaan, lampu muter. Banyak sih pernak-pernik, ada gantungan shio, gantungan netral, tempel-tempel shio,” kata Firman, dikutip Minggu (8/2/2026).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mungkin didominasi satu jenis barang, ia menyebut minat pembeli tahun ini cenderung merata. Meski demikian, ia menuturkan bahwa pendapatan hariannya dari menjual pernak-pernik Imlek cukup fluktuatif.

Firman mengaku bersyukur karena omzet penjualannya tetap menunjukkan tren positif di tengah ramainya pengunjung yang datang setelah waktu zuhur.

 

“Kalau sekarang merata kayaknya. Jadi hampir semua, tempelan juga merata tahun ini. Kalau penghasilan tergantung, namanya tukang dagang pasti ada turun naik, tapi alhamdulillah semuanya naik,” ucapnya.

Nuansa merah yang kental di Glodok memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, termasuk Ratna, salah satu pembeli setia yang setiap tahun rutin berkunjung ke Petak Sembilan. Bagi Ratna, berburu pernak-pernik di kawasan tersebut sudah menjadi tradisi keluarga untuk menghidupkan suasana Hari Raya Imlek.

“Biasanya tiap tahun, setahun sekali. Kalau lagi mau Imlek kan seru nuansanya, merah-merah,” ungkap Ratna.

Biasanya, ia membeli beberapa pernak-pernik yang diperlukan untuk perayaan Imlek seperti angpao, lampion, taplak meja, hingga makanan khas Tionghoa.

“Biasanya paling angpao ya. Selain angpao, biasanya lampion atau mungkin taplak meja,” tuturnya.

Meski tahun ini memasuki shio yang baru, barang-barang ikonik seperti angpao dan kuliner khas tetap menjadi incaran utama. Ratna berharap perayaan Imlek tahun ini membawa keberuntungan dan kemajuan yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Paling ya angpao, baju tidur, atau kue-kue. Cuma mungkin sekarang lebih ke kuliner juga. Harapannya ya semoga lebih maju, lebih baik dari tahun-tahun lalu,” tutupnya.

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya