Akibatnya, tubuh mengalami kekurangan oksigen, sistem kekebalan melemah, dan kemampuan pembekuan darah terganggu. Gejala anemia aplastik idiopatik dapat muncul secara perlahan maupun tiba-tiba, tergantung tingkat keparahannya. Berikut tanda yang umum dialami antara lain, seperti dikutip healthline, Kamis (29/1/2026).
1. Kelelahan berat dan lemas berkepanjangan
2. Infeksi yang sering kambuh atau sulit sembuh
3. Mudah memar dan mengalami perdarahan, termasuk mimisan dan gusi berdarah
4. Sesak napas saat melakukan aktivitas ringan
5. Muncul bintik merah atau ruam akibat perdarahan di bawah kulit
Karena gejalanya mirip dengan penyakit lain, anemia aplastik sering kali terlambat terdeteksi. Hingga kini, penyebab pasti anemia aplastik idiopatik belum diketahui.
Namun, pada anemia aplastik secara umum, kondisi serupa dapat dipicu oleh gangguan autoimun, infeksi virus tertentu, efek obat-obatan, atau paparan bahan kimia. Untuk mendeteksi penyakit ini, diperlukan sejumlah pemeriksaan, antara lain:
Tes darah lengkap (complete blood count/CBC) untuk melihat penurunan seluruh jenis sel darah
Biopsi sumsum tulang guna menilai kemampuan sumsum dalam memproduksi sel darah
Pemeriksaan tambahan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain, seperti leukemia
(Rani Hardjanti)