JAKARTA - Di era digital saat ini, penggunaan gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Kehadiran gawai memang memberikan banyak manfaat, mulai dari sarana belajar hingga hiburan.
Namun, tanpa pengawasan dan pengaturan yang tepat, penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, emosional, dan sosial anak.
Peran orang tua menjadi kunci dalam memastikan anak menggunakan gadget secara sehat dan bertanggung jawab. Orang tua tidak hanya bertugas memberikan akses, tetapi juga perlu membimbing, mengarahkan, serta menetapkan batasan yang jelas agar anak tidak terjebak dalam kebiasaan penggunaan gadget yang berlebihan.
Pendekatan yang tepat akan membantu anak memahami fungsi teknologi sebagai alat pendukung, bukan sebagai kebutuhan utama. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengelola penggunaan gadget pada anak.
Dengan aturan yang jelas, pendampingan yang konsisten, serta dorongan untuk melakukan aktivitas alternatif, orang tua dapat membantu anak tumbuh dan berkembang secara seimbang di tengah pesatnya kemajuan teknologi.
Berikut ini lima cara agar anak tidak tantrum dan dapat diajarkan menggunakan gadget secara bijak, Minggu (25/1/2026).