Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anak-Anak Cenderung Manipulasi Usia di Platform Digital

Annastasya Rizqa , Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |13:02 WIB
Anak-Anak Cenderung Manipulasi Usia di Platform Digital
Anak-anak Cenderung Manipulasi Usia di Platform Digital. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengungkapkan fakta mengkhawatirkan terkait keamanan anak di ruang digital. Anak-anak cenderung melakukan manipulasi usia saat mendaftar di platform digital untuk menghindari batasan umur.

Kondisi ini mendesak platform digital untuk tidak lagi hanya mengandalkan deklarasi tanggal lahir dalam mengenali usia pengguna, melainkan mulai menerapkan teknologi deteksi usia berbasis perilaku atau age inferential.

“Platform umumnya digerakkan oleh mesin tanpa verifikasi mendalam. Ketika anak memalsukan umur, sistem menganggap mereka sudah 18 tahun sehingga konten-konten dewasa, bahkan konten seksual, terpapar bebas kepada mereka,” tegas Wamen Nezar dikutip, Rabu (4/2/2026).

Wamen Nezar mengatakan konten dewasa kini semakin mudah masuk ke lini masa anak-anak akibat celah dalam sistem verifikasi usia tersebut.

Menghadapi tantangan ini, Kemkomdigi mendorong Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk mengadopsi solusi teknologi yang lebih canggih sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement