Viral! Petugas KAI Dipecat Gegara Tumbler Penumpang, Begini Kronologinya

Annastasya Rizqa, Jurnalis
Kamis 27 November 2025 14:14 WIB
Viral! Petugas KAI Dipecat Gegara Tumbler Penumpang, Begini Kronologinya (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA – Jagat maya baru-baru ini dihebohkan dengan cerita petugas KAI Commuter Line yang terancam dipecat imbas seorang penumpang kereta yang meninggalkan tas berisi botol minum atau tumbler. Tas tersebut diamankan oleh petugas KAI yang tidak diungkap identitasnya, namun tumbler itu hilang dan berakhir menjadi perkara.

Kasus ini bermula dari media sosial setelah pemilik tumbler bernama Anita membuat sebuah tulisan di akun Threads pribadinya, @anitadewl. Dalam postingannya, Anita menceritakan kejadian ketika tumbler miliknya hilang usai tertinggal di kereta.

Menurut Anita, hilangnya botol minum tersebut merupakan kelalaian pihak petugas KAI. Ia pun memviralkan ceritanya di media sosial.

Cerita itu kemudian viral dan menjadi perbincangan netizen. Warganet murka setelah beredar kabar bahwa petugas KAI tersebut terancam dipecat akibat kasus hilangnya tumbler milik penumpang itu.

Berikut kronologi lengkap cerita viral petugas KAI yang terancam dipecat akibat hilangnya botol tumbler penumpang KRL, dirangkum iNews Media Group, Kamis (27/11/2025).

Anita Membuat Utasan di Threads

Pemilik tumbler bernama Anita mengungkap ceritanya di media sosial. Ia menjelaskan kronologi saat tas atau cooler bag miliknya tertinggal di bagasi KRL.

“Hari Senin pulang kerja aku naik commuter line St. Tanah Abang – Rangkas Bitung sekitar pukul 19.00. Aku turun di St. Rawa Buntu sekitar pukul 19.40. Setelah turun aku baru tersadar cooler bag ku tertinggal di bagasi commuter line,” tulis Anita.

Anita menjelaskan bahwa dirinya langsung menghubungi petugas KAI untuk mengamankan barang yang tertinggal. Menurut pengakuannya, cooler bag tersebut berisi botol minum atau tumbler miliknya.

Diamankan Pihak KAI

Cooler bag berisi tumbler itu kemudian diamankan pihak keamanan dan diserahkan kepada petugas KAI. Namun saat Anita hendak mengambil tas tersebut, ia terkejut karena botol minumnya tidak ada di dalam.

Anita bersikeras agar botol minumnya dikembalikan. Petugas KAI berusaha mencari jalan tengah dengan menawarkan pendampingan untuk melihat rekaman CCTV. Mereka menjelaskan bahwa pembukaan rekaman membutuhkan prosedur dan perizinan.

Petugas KAI Siap Mengganti

Berusaha mencapai titik terang, petugas KAI tersebut mengaku siap mengganti botol minum yang hilang. Bahkan, petugas itu bersedia membeli tumbler seharga Rp300 ribu.

Diviralkan hingga Terancam Dipecat

Alih-alih masalah selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler tersebut di media sosial. Cerita itu kemudian berdampak pada petugas yang dianggap lalai saat mengamankan barang penumpang.

Beredar pula percakapan antara petugas KAI dan suami Anita, di mana petugas mengaku pekerjaannya terancam hilang akibat unggahan Threads tersebut.

Hingga kini, pihak KAI belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut. Kisah hilangnya tumbler penumpang KRL yang berujung pada ancaman pemecatan petugas ini pun viral dan menjadi topik panas di media sosial.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya