SAAT ini Gen Z memang sudah mulai memasuki dunia kerja, peranannya menuai banyak apresiasi dan juga kritik dari generasi sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan Gen Z memiliki pendekatan gaya hidup dan nilai-nilai yang berbeda dari generasi sebelumnya.
Meskipun usianya masih tergolong cukup muda, banyak kursi dari berbagai bidang pekerjaan yang telah diduduki oleh Gen Z, termasuk bidang pendidikan. Belakangan ini di linimasa media sosial ramai memperbincangkan berbagai POV alias point of view dari anak-anal Gen Z ketika berprofesi sebagai guru, para guru dari Generasi Z dianggap memiliki gaya mengajar yang lebih santai dan akrab dengan murid-muridnya.
Contohnya yang ramai satu ini, video yang diunggah akun TikTok @beritaindonesia__ memperlihatkan gaya mengajar para guru Gen Z ini lebih santai dan tidak kaku. Dalam video viral yang sudah mendapat lebih dari 1,7 juta kali penayangan ini memperlihatkan bagaimana seorang guru Gen Z mengoreksi lembar jawaban ujian murid-muridnya.
Beda dari yang lain, guru ini dengan effort lebih dengan memberikan tambahan komentar di setiap nilai yang Ia berikan kepada muridnya. Komentar tersebut dapat berupa apresiasi, kalimat penyemangat, ataupun sindiran halus kepada muridnya yang menyontek.
Komentar-komentar ini tak lupa dikemas dalam bahasa gaul dan kekinian khas Gen Z yang viral dipakai di berbagai platform media sosial.
Seperti yang terlihat dalam foto, guru ini menuliskan kalimat apresiasi “Good job. Nilai tinggi disayang Allah.” di samping angka 95 yang Ia bubuhkan untuk muridnya.
Guru Gen Z ini tidak lupa memberi semangat kepada muridnya yang gagal mendapatkan nilai di atas KKM dengan menuliskan “Harus apa? Harus semangat walau tidak tuntas!!”
Dalam foto ini terlihat Guru ini menyindir halus muridnya dengan memberi komentar “Sudah liat buku masih remedial?? Jangan ya dhek yaa” tulis sang guru.
Video yang sudah disukai oleh lebih dari 67 ribu pengguna TikTok ini pun dibanjiri dengan berbagai komentar netizen. Tak sedikit yang memuji usaha dan cara santai sang guru muda untuk memotivasi para anak muridnya tersebut.
“Waktu berubah, zaman berubah. Pola pendidikan dan motivasi untuk murid juga berbeda. Ya kita memang perlu mengubah pola interaksi guru dengan murid.” Ujar akun @si_bolang92 meninggalkan komentarnya.
“Caramu menginspirasi dan menegur mereka luar biasa. Semoga mereka paham apa yang kita maksud. Tetap semangat.” pemilik akun @jevankainata menambahkan.
“Mau juga biar enggak down kalau dapat nilai di bawah kkm.” akun @joshushu777 turut berkomentar.
(Rizky Pradita Ananda)