GEGAP gempita berlangsungnya Olimpiade Paris 2024 yang baru saja dimulai, ternyata para atlet yang berlaga dilaporkan harus menghadapi rintangan yang tidak terduga.
Mengutip laporan Times of India, Senin (29/7/2024) dikabarkan gelaran Olimpiade Paris menghadapi masalah perihal kekurangan pasokan makanan yang parah, dan daging mentah yang disajikan di Games Village dengan fasilitas makan yang bisa menampung hingga 3.300 orang.
Laporan dari surat kabar Perancis L’Équipe dan BBC menyoroti permasalahan signifikan terkait persediaan makanan, termasuk soal penjatahan jumlah telur saat sarapan dan kurangnya daging panggang.
Situasi ini, menjadi bukti bahwa tugas untuk memberi makan sekira 15.000 orang atlet dari 208 negara, beserta tim pendukung, para official, dan relawan adalah pekerjaan sulit dan besar.
Berdasarkan laporan berita, Sodexo Live, layanan katering yang bertanggung jawab menyediakan lebih dari 13 juta makanan, mengelola enam ruang makan utama yang menawarkan berbagai sajian menu masakan internasional dengan kira-kira 40.000 makanan setiap harinya.
Namun, tingginya permintaan telah melampaui supply yang masuk. Akhirnya perusahaan katering harus berupaya meningkatkan volume makanan yang harus disajikan. Carrefour, yang bertugas memasok produk segar, diminta meningkatkan jumlah untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.
Disebutkan lebih lanjut, namun meski sudah melakukan berbagai upaya, kebutuhan makanan khusus untuk para atlet dunia performa tinggi ini tetap bikin antara supply dan demand alias pasokan dan permintaan tidak sesuai. Banyak yang menyatakan ketidakpuasan terhadap ukuran porsi dan kurangnya pilihan menu protein tinggi.
Kekurangan pangan berdampak signifikan terhadap para atlet, contohnya atlet-atlet dari Inggris. Kabarnya, para atlet Britania Raya (GB) menolak makan di beberapa restoran karena kekurangan pasokan dan disuguhi daging mentah.
Akhirnya, pihak official Britania Raya menerbangkan koki tambahan dari Inggris untuk memasak bagi para atlet mereka yang bertanding di Olimpiade Paris 2024.
(Rizky Pradita Ananda)