Finalis Asal Jawa Tengah Bawa Misi Pemberdayaan Perempuan di Miss Indonesia 2024

Nurul Amanah, Jurnalis
Selasa 28 Mei 2024 16:08 WIB
Finalis Miss Indonesia Izabella Nathalie. (Foto: MPI)
Share :

SEBANYAK 38 finalis telah terpilih untuk mewakili masing-masing provinsi di malam final Miss Indonesia 2024 besok. Sebelum sampai di malam final atau malam penobatan untuk meraih gelar dan mahkota, ke-38 finalis pun menjalani masa karantina.

Perwakilan Jawa Tengah, Izabella Nathalie mengaku dirinya dan 37 finalis lainnya mendapatkan banyak bekal dari para ahli mengenai materi public speaking, beauty, hingga mempersiapkan diri untuk unjuk kebolehan malam final nanti. Kini, mereka terus mempersiapkan diri masing-masing dari segi fisik dan mental demi tampil prima di malam penobatan.

"Persiapannya cukup banyak ya, kami dan tim Miss Indonesia itu diberikan banyak pembekalan, mulai dari public speaking, bahkan kita bertemu expert seperti ibu Angela Tanoesoedibjo dan masih banyak lagi persiapan yang sudah diprovide oleh Miss Indonesia. Kami sendiri menyiapkan fisik dan mental agar lebih siap lagi di Malam Final," ujar Izabella di iNews Tower, Jakarta Pusat.

Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk mendatangi iNews Tower untuk melihat proses produksi program televisi dan radio di iNews Media Group yang menjadi bagian dari MNC Media.

Ke-38 finalis Miss Indonesia 2024 pun bertemu dengan Pemimpin Redaksi MNCTV, RCTI, dan Okezone pada hari ini untuk mendapat pemaparan mengenai dunia jurnalistik. Termasuk di dalamnya mengenal lebih dekat MNC Media. Memiliki latar belakang pendidikan di bidang komunikasi menjadikan Izabella begitu antusias untuk berkunjung ke iNews Tower.

"Happy sekali karena saya punya background komunikasi jadi belajar jurnalistik dan ilmu komunikasi lainnya jadi berkunjung kesini menjadi pengalaman berharga sekali, dan banyak pelajaran yang didapat dari pemimpin redaksi," ungkapnya.

Di ajang Miss Indonesia 2024 ini, Izabella akan membawa misi pemberdayaan perempuan. Dia ingin kedepannya perempuan indonesia bisa berdaya secara mandiri termasuk dari segi finansial sehingga tak perlu bergantung kepada siapapun.

"Saya sudah menekuni bidang pemberdayaan perempuan selama satu setengah tahun terakhir. Saya memang sudah mengembangkan ibu-ibu di Indonesia khususnya ibu rumah tangga agar lebih berdaya secara ekonomi jadi saya membangun perempuan yang mandiri secara finansial," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya