Begini Tips Mengasah Soft Skill untuk Gen Z, Jangan Cuma Ngeluh Doang

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 30 April 2024 17:12 WIB
Gen Z. (Foto: Freepik)
Share :

GENERASI muda memang diyakini menjadi salah satu fondasi utama tercapainya Indonesia emas 2045. Bukan hanya kecerdasan intelektual, tapi kemampuan soft skill juga diharapkan dimiliki Gen Z yang mana dengan itu karier mereka bisa cemerlang di masa depan.

Saat ini, telah banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh generasi muda untuk meningkatkan soft skill mereka. Hal tersebut telah dianggap penting oleh banyak Gen Z, karena terbukti mampu menunjang pencapaian karier yang diinginkan nantinya. Nah, salah satu platform yang bisa mengasah soft skill gen Z adalah konferensi Model United Nations (MUN).

Kegiatan tersebut memungkinkan setiap peserta untuk bertukar gagasan maupun pandangan dengan generasi muda di seluruh dunia. Pendiri sekaligus CEO International Global Network (IGN) Muhammad Fahrizal mengatakan bahwa MUN terbukti memberi dampak positif bagi generasi muda supaya mereka bisa menggapai mimpinya.

"Menjadi bagian dari MUN itu memungkinkan peserta mendalami suatu isu secara komprehensif, punya kemampuan berbicara di depan umum dengan baik, bahkan mahir dalam bernegosiasi dan berpikir kritis, serta terlatih bekerja sama dalam tim," papar Fahrizal saat ditemui MNC Portal di The Westin Jakarta, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

MUN itu sendiri menawarkan kesempatan kepada anak muda dari seluruh dunia untuk mengembangkan kemampuan soft skill mereka, mendapat paparan global yang paling up-to-date, hingga menjalin hubungan antar peserta dari seluruh dunia.

Hal semacam ini, kata Fahrizal, sangat penting dimiliki atau dirasakan langsung oleh anak muda. Sebab, banyak sekali kesempatan yang akan terbuka pada akhirnya, termasuk pertemanan lintas dunia yang akan memberi manfaat di masa depan.

"Dengan memiliki soft skill yang mumpuni, salah satunya dengan mengikuti kegiatan MUN, itu menjadi bekal bagi anak muda untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan," katanya.

"Nilai-nilai yang ada di MUN pun selaras dengan fokus Kurikulum Merdeka pada pengembangan soft skill dan karakter," tambah dia.

Ya, MUN menerapkan pembelajaran praktis yang selaras dengan filosofi Kurikulum Merdeka yang mana menekankan pendekatan yang berpusat pada peserta dan mendorong pembelajaran mandiri.

"Banyak sekali manfaat yang didapat dari mengikuti MUN. Selain membantu mengasah kemampuan bicara di depan umum dan menguasai suatu topik pembahasan global, juga memungkinkan saya secara pribadi untuk bisa menggapai mimpi menjadi duta besar untuk Indonesia di masa yang akan datang," kata Ezra Magnar Khalif, Alumni IGN.

Hal serupa juga disampaikan Alumni IGN lainnya yaitu Maulana Ahzarafie, yang mana menurutnya terlibat dalam konferensi MUN itu memungkinkan dirinya bertemu dengan masyarakat global dan itu membantunya lebih percaya diri.

"Jadi peserta MUN adalah pengalaman luar biasa bagi saya. Selain mengasah public speaking, juga mendorong saya untuk bisa berpikir secara independent. Ini tentu akan sangat diperlukan untuk karier saya di masa depan," jelas Maulana.

Di tahun ini, setidaknya ada empat agenda MUN IGN 2024 yang bakal digelar yaitu Asia World Model United Nations VIII (Bali, Indonesia: 12-15 Juli 2024); Asia Youth International Model United Nations 14th (Kuala Lumpur, Malaysia: 2-5 Agustus 2024); Asia World Model Nations IX (Seoul, Korea Selatan: 10-13 Oktober 2024); dan Asia Youth International Model United Nations 15th (Bangkok, Thailand: 1-4 November 2024).

Kegiatan IGN MUN 2024 sendiri mendapat apresiasi dan dukungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo. Menurut Menteri Dito, kegiatan seperti ini bisa memberi dampak positif bagi generasi muda Indonesia demi menghadapi masa depan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya