Komunitas Seni Budaya Paroki Kelapa Gading Gelar Lenong Kestra Yu Niti, Kenalkan Budaya Lewat Musik

Syifa Fauziah, Jurnalis
Sabtu 11 November 2023 22:35 WIB
Komunitas Seni Budaya Paroki Kelapa Gading kenalkan budaya lewat musik. (Foto: MPI/ Syifa Fauziah)
Share :

KOMUNITAS Seni Budaya Paroki Kelapa Gading menggelar konser seni budaya bertajuk 'Lenong Kestra Yu Niti'. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2023.

"Kenapa sumpah pemuda? Karena lebih pada kesatuan makanya makanya judulnya Yu Niti Lenong Kestra. Di mana kita gabungkan banyak elemen musik tradisi dan modern kemudian dari lintas agama, genre, dan usia," ujar Ketua Sie Seni Budaya Paroki Kelapa Gading, gereja St. Yakobus, Elisabeth Noviana Chandra kepada media di iNews Tower, Sabtu (11/11/2023).

Konser seni budaya ini mengangkat cerita yang cukup ringan tentang seorang wanita bernama Upik yang berasal dari Minang suka dengan Boim yang berasal dari Betawi. Keduanya harus sama-sama menurunkan ego masing-masing agar bisa bersatu.

"Yang satu matrilineal dan satunya patrilineal, terus mereka menurunkan ego biar bisa bersatu. Sebenarnya ceritanya sederhana tapi dikemas dengan banyak alat musik dan tradisi," tuturnya.

Cerita ini juga dibalut dengan seni teater khas Betawi yaitu lenong. Menurutnya mengemas dengan lenong bisa lebih bebas mengekspresikan secara lebih lucu.

"Kita tinggal di Jakarta, identik dengan Betawi," katanya.

Wanita yang akrab disapa Novi ini menceritakan proses pengerjaan yang cukup panjang. Dia bersama timnya membuat konsep acara sejak Oktober 2022 lalu. Kemudian mulai penggarapan serius tiga bulan terakhir ini.

"Ibaratnya seperti mencakul di tanah tandus, jadi kadang-kadang cangkulnya patah, dalam artian patah semangat tapi karena kita mau cari cangkul baru. Proses ini mendewasakan kita untuk lebih concern lagi pada budaya, karena kalau bukan kita siapa lagi," tuturnya.

Novi pun berpesan kepada generasi muda bahwa boleh menyukai budaya luar tapi juga harus memberikan ruang untuk budaya sendiri.

"Semoga nanti yang nari atau terlibat bukan kita yang tua, kita mau buka jalan, nggak ada negara yang punya kebudayaan seunik, sekaya, dan sebagus Indonesia. Kalau kita bisa garap dengan benar anak muda kita yang bahagia," tuturnya.

(Leonardus Selwyn)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya