7. Gandum Utuh
Gandum utuh terutama oat dan barley punya manfaat menurunkan 20% risiko penyakit jantung dan stroke. Manfaatnya bahkan lebih besar ketika orang mengonsumsi lebih banyak porsi biji-bijian per hari. Biji-bijian utuh menjaga semua bagian biji-bijian tetap utuh, yang memberi mereka lebih banyak vitamin, mineral, senyawa tumbuhan, dan serat daripada biji-bijian olahan.
Oat mengandung beta-glukan yaitu jenis serat larut yang membantu menurunkan kolesterol. Mengkonsumsi oat dapat menurunkan kolesterol total sebesar 5% dan kolesterol LDL “jahat” sebesar 7%.
8. Buah-buahan dan Beri
Buah merupakan tambahan yang bagus untuk diet jantung sehat karena beberapa alasan. Banyak jenis buah yang kaya akan serat larut, yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Hal ini dilakukan dengan mendorong tubuh Anda untuk membuang kolesterol dan menghentikan hati Anda memproduksi senyawa ini.
Salah satu jenis serat larut yang disebut pektin menurunkan kolesterol hingga 10%. Ini ditemukan dalam buah-buahan termasuk apel, anggur, buah jeruk dan stroberi.
Buah dapat membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkannya kesehatan jantung. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh serat dan antioksidannya.
9. Coklat Hitam dan Kakao
Kakao adalah bahan utama dalam coklat hitam. Ini mungkin tampak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, namun penelitian memverifikasi klaim bahwa coklat hitam dan biji coklat dapat menurunkan kolesterol LDL “jahat”.
Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang sehat meminum minuman coklat dua kali sehari selama sebulan. Mereka mengalami penurunan kolesterol LDL “jahat” sebesar 0,17 mmol/l (6,5 mg/dl). Tekanan darah mereka juga menurun dan kolesterol HDL “baik” mereka meningkat.
10. Bawang Putih
Bawang putih telah digunakan selama berabad-abad sebagai bahan masakan dan obat. Mengandung berbagai senyawa tumbuhan kuat, termasuk allicin, senyawa aktif utamanya (27).
Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih menurunkan tekanan darah pada orang dengan kadar kolesterol tinggi dan dapat membantu menurunkan kolesterol total dan kolesterol “jahat” LDL.
Allicin dan senyawa tanaman lainnya dalam bawang putih dapat membantu menurunkan kolesterol LDL dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung lainnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)