Mengingat saat ini semakin maraknya beredar obat-obatan yang diduga memiliki efek penurun berat badan, menurut salah satu peneliti asal Universitas British Columbia di Kanada menjelaskan ada sekitar satu hingga dua persen orang yang mengonsumsi obat-obatan ini akan mengalami paresis perut.
Hal ini bukanlah laporan pertama yang menyakan masalah tersebut, tetapi ini adalah salah satu yang terbesar. Sebagian besar laporan lainnya adalah tentang beberapa orang dengan masalah perut dan lainnya.
(Leonardus Selwyn)