Selain itu, Hari Kesehatan Mental Sedunia ini juga diharapkan bisa jadi wadah untuk memberikan hak bagi para pengidap gangguan mental untuk mendapatkan keleluasaan untuk memutuskan pengobatan apa yang terbaik untuk mereka.
Dokter Arundhita juga berharap agar seluruh pasien gangguan mental mendapatkan akses dan layanan yang setara dan tidak dikotak-kotakan. Itu merupakan bagian dari hak setiap orang untuk mendapatkan yang terbaik untuk kesehatan mental mereka.
“Ada orang yang terpinggirkan dari pasien gangguan mental, tentu mereka perlu mendapatkan akses dan peluang yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa,” paparnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)