Makna Filosofi di Balik Batik Parang hingga Truntum Presiden Jokowi dan Ibu Negara di Istana Berbatik

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Minggu 01 Oktober 2023 21:13 WIB
Presiden Jokowi dan Iriana Jokowi di Istana Berbatik, (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)
Share :

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Jokowi tampil kompak dengan busana Batik saat menghadiri Istana Berbatik, Minggu malam, 1 Oktober 2023 di depan halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Pada acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober itu, Jokowi tampil dengan pakaian kemeja lengan panjang motif Batik berwarna coklat dengan celana hitam.

Dari keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, busana Batik coklat yang dikenakan Jokowi sendiri memiliki detail motif Batik Parang Barong Seling Kembang alias Parang Barong Seling Kembang Udan Riris.

Ternyata, filosofi di balik Motif Batik yang dikenakan Jokowi kali ini tak kalah menarik. Motif Parang sendiri memiliki makna ‘memerangi’. Motif ini memiliki makna di mana seorang pemimpin harus berani bersikap tegas memerangi ketidak benaran yang ada. Motif batik Parang biasa dikenakan oleh para Raja.

Sementara itu, motif Udan Riris memiliki makna ‘hujan gerimis’ yang memberikan kesejukan di tengah kondisi yang gersang atau kering.

Ibu Negara, Iriana Jokowi tampak anggun dan elegan dalam balutan atasan blouse hitam yang dipadukan dengan outer motif Truntum serta bawahan berupa kain batik dengan motif Parang.

 BACA JUGA:

Truntum sendiri diambil dari Bahasa Jawa “taruntum” yang berarti tumbuh kembali atau bersemi kembali. Nah, asal usul batik ini selalu dikaitkan dengan cerita Ratu Kencana loh! Batik bergambar kuntum atau kembang di langit ini punya menyimbolkan cinta dan kasih sayang yang selalu bersemi di antara pasangan.

(Foto: Youtube Sekretariat Presiden) 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya