Upacara adat Ngehawk secara umum terdiri dari empat garis besar, yakni badua salamat pengantin, bahia atau merias pengantin, maarak pengantik, dan batatai atau basanding.
Lebih lanjut lagi, tradisi pernikahan Suku Dayak di Kalimantan biasanya menggunakna baju pengantin tradisional yang terbuat dari kayu khusus lengkap dengan manik-manik khasnya.
Tak hanya itu saja, Tuak juga kerap digunakan dalam upacara ini sebagai lambang hasil panen padi.
Demikian mengenai upacara adat Ngehawa’k suku Dayak Kalimantan.
(Salman Mardira)