SELAMA ini manfaat daun Afrika untuk kesehatan ternyata masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. Daun Afrika yaitu sebuah tanaman herbal Afrika yang diklaim sebagai tanaman yang mempunyai beragam manfaat kesehatan. Salah satunya adalah untuk mengobati masalah pencernaan yang diakibatkan oleh infeksi parasit.
Daun Afrika memang masih jarang ditemui di wilayah Indonesia. Namun, siapa yang tidak menyangka bahwa tanaman ini tidak kalah berkhasiat dengan tanaman-tanaman obat lainnya yang ada di Indonesia.
Daun yang mempunyai nama latin Vernonia Amygdalina merupakan tanaman semak yang mempunyai kadar antioksidan cukup tinggi. Berikut manfaat yang terkandung dalam daun Afrika.
BACA JUGA:
1. Mencegah sakit jantung
Daun Afrika mengandung asam linolenat (Omega 3) dan asam linoleat (Omega 6) yang sangat penting bagi tubuh, tetapi tidak diproduksi di dalam tubuh. Berdasarkan studi American Journal of Clinical Nutrition, asupan omega-3 dan omega-6 dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Selain itu studi lainnya pada tahun 2009 ditemukan dalam jurnal Current Pharmaceutical Design melaporkan bahwa kedua asam lemak ini telah terbukti melindungi dari penyakit jantung koroner, serangan jantung mendadak, gagal jantung, gangguan pembekuan darah, mengurangi Risiko aterosklerosis, dan anti-inflamasi (untuk melawan cedera, iritasi atau infeksi).
Dengan kata lain, asam lemak Omega 3 yang terdapat pada daun tersebut dipercaya mampu mengendalikan rematik dan memberikan perlindungan terhadap penyakit neurodegeneratif.
2. Membantu pengobatan kanker
Ekstrak daun Afrika dipercaya mampu menurunkan kadar estrogen berlebih dalam darah yang terkait dengan peningkatan risiko kanker payudara. Itu sebabnya daun Afrika dapat dipercaya membantu mengurangi risiko kanker payudara.
BACA JUGA:
3. Menurukan gula darah
Tidak hanya menghambat sel kanker, dari beberapa riset daun Afrika juga dapat memelihara fungsi pankreas dalam menghasilkan insulin dan menjaga efektivitas kinerja hormon, sehingga menjadikan daun tersebut mempunyai efek yang baik untuk mencegah terjadinya resistensi insulin dan penyakit diabetes tipe 2.