AREA organ intim kemaluan wanita memang harus benar-benar dijaga kebersihannya, agar kesehatannya pun baik jauh dari iritasi dan penyakit.
Jangan sampai, area kulit sekitar kemaluan mengalami iritasi karena kelalaian sendiri, karena salah cara perawatan. Lalu, bagaimana tips menjaganya? Catat beberapa poin dari Dermatologi dan dokter spesialis kulit dan kelamin , dr. Astrid Teresa berikut ini.
1. Kurangi gesekan: Sebisan mungkin harus menghindari terjadinya gesekan di area sekitar daerah kewanitaan. Misalnya saja saat sedang haid, Anda wajib mengganti pembalut secara rutin.
Apabila terlalu lama tidak diganti, area sekitar kemaluan akan turut lembab dan mudah iritasi. Menurut dr. Astrid Teresa, waktu ideal mengganti pembalut sekitar tiga sampai empat jam sekali.
2. Pakai sabun lembut: Area sekitar kewanitaan tidak bisa disamakan dengan kulit pada bagian tubuh lainnya. Artinya, membersihkannya pun perlu sabun dengan formula lebih ringan agar tidak terjadi iritasi.
"Orang mikir haid itu kotor dan lain-lain, jadi maunya pakai antiseptik yang terlalu kuat, takutnya jadi iritasi juga," kata dr. Astrid Teresa, kala ditemui MNC Portal di acara konferensi pers Softex Daun Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2023).
3. Pakai pakaian dalam menyerap: Penting untuk pakai pakaian dalam yang mampu menyerap keringat. Hal ini bertujuan supaya ketika bergerak atau beraktivitas, kulit tidak lecet.
(Rizky Pradita Ananda)