Wang sendiri tercatat pernah menjalani operasi pada Desember 2014 dan sang atasan mengklaim bahwa Wang mulai melakukan kebiasaan beristirahat dengan waktu yang sangat lama di kamar mandi, setelah kembali bekerja pada Juli 2015.
Kemudian pada 7 September hingga 17 September 2015, Wang terpantau selama waktu itu dia mengambil setidaknya 3 kali istirahat di kamar mandi dengan waktu yang cukup lama setiap hari, hingga akhirnya perusahaan memutuskan untuk mem-PHK wang.
Kemudian, pada bulan Oktober 2015, Wang meminta penyelesaian perkara secara hukum untuk mengembalikan posisinya di perusahaan. Hal itu mengakibatkan kedua belah pihak terlibat dalam pertarungan hukum yang panjang dan berakhir tahun ini. Hingga akhirnya pengadilan tinggi Tianjin memutuskan, bahwa durasi istirahat kamar mandi pria itu tidak dalam batas wajar. Hingga akhirnya Wang tidak bisa mendapat pekerjaannya kembali.
(Rizky Pradita Ananda)